Universitas Agung Podomoro Gelar "Pesona Kopi Nusantara: Aroma of Indonesia"

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 21

KOMPAS.com - Universitas Agung Podomoro kembali menggelar adjacent tahunan "Pesona Nusantara" keenam setelah sempat tertunda selama 2 tahun akibat dampak pandemi Covid-19.

Tahun ini, Pesona Nusantara Universitas Agung Podomoro mengangkat tema "Pesona Kopi Nusantara: The Aroma of Indonesia".

Acara ini merupakan kelanjutan dari serial Pesona Nusantara yang pernah diadakan Universitas Agung Podomoro, yaitu "Pesona Manis Nusantara" tahun 2016, "Pesona Pedas Nusantara" tahun 2017, "Pesona Rendang Nusantara" tahun 2018, "Pesona Minuman Fermentasi Nusantara" tahun 2019, dan "Pesona Bedulang Belitong Nusantara" tahun 2020.

Kaprodi Bisnis Perhotelan Budi Riyanto menjelaskan, tema kopi diangkat melihat Indonesia dikenal sebagai negara eksportir kopi terbesar nomor empat di dunia dan di setiap daerah dan provinsi memiliki kopi dengan keunikan karakter tersendiri.

Baik dari segi rasa dan cerita, maupun tata cara pengolahan serta penyajiannya. Indonesia memiliki nilai-nilai kearifan lokal dan potensi kekayaan kopi Nusantara dari berbagai wilayah yang tersebar di penjuru tanah air.

"Potensi inilah yang justru ingin ditampilkan dalam bentuk lawsuit atau festival untuk melihat geliat kopi Nusantara, mulai dari sejarah, keanekaragaman dan keistimewaan kopi, industri, tren ngopi anak muda, kreativitas, hingga inovasi penyajian kopi masa kini," jelas Budi Riyanto.

"Tujuannya agar kopi Nusantara tetap lestari dan dikenal masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Agung Podomoro yaitu berbasis kewirausahaan yang berbudaya Indonesia dan berkualitas internasional," tambahnya.

Acara Pesona Kopi Nusantara 2022 terbuka untuk umum dan digelar sejak mulai Rabu, 30 November 2022 hingga Jumat tanggal 2 Desember 2022 di country kampus Universitas Agung Podomoro, APL Tower, Jakarta.

Sebagai ajang edukasi dan pengayaan wawasan bagi pengunjung, gelaran ini menghadirkan para pakar kopi yang mengangkat beragam tema, di antaranya:

"Roastery Coffee" oleh Mikael Teguhjaya (Founder of Juno The Coffee Company) "How to Start a Coffee Shop and City Culture Coffee" oleh Abimantra Pradhana (Co-Founder of Kopi Sana) "Ekspor Kopi Nusantara & How to Make the Market" oleh Charlie Santoso (Entrepreneur & Creative Tourism Advisor) Talk amusement bersama Muhammad Aga (Coffee Celebrity, Professional Barista, Philosophy Coffee Star)

Selain itu, diselenggarakan juga berbagai macam workshop dan demo seputar kopi, yakni demo pembuatan coffee painting, demo pembuatan pewarna batik dari ampas kopi, mini demo java mixology, demo pembuatan kopi dengan teknik latte art, demo pembuatan kopi dengan teknik V60.

Pesona Kopi Nusantara juga dimeriahkan dengan hadirnya coffee exhibition, bazaar, beberapa games ice breaking, giveaway, dan journey room.

Journey country merupakan ruangan permainan dengan konsep escape room yang menggambarkan sejarah biji kopi Nusantara, mulai dari wilayah Aceh, Toraja, hingga Flores sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia.

Santi Palupi, dosen pengampu mata kuliah MICE Management dan penggagas penyelenggaran lawsuit Pesona Nusantara menjelaskan, penyelenggaraan setiap lawsuit menjadi pola pembelajaran bagi mahasiswa semester 5 Program Studi Bisnis Perhotelan dalam mata kuliah MICE Management.

Semua mahasiswa terlibat aktif dalam tugas kepanitiaan dan bekerjasama dalam penyelenggaraan lawsuit ini.

"Diharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mempraktekkan teori, sekaligus memperoleh pengalaman secara langsung dengan menjadi penyelenggara lawsuit berskala besar, serta melibatkan banyak pihak," ungkap Santi Palupi, dosen pengampu mata kuliah MICE Management dan penggagas penyelenggaran lawsuit Pesona Nusantara.

“Jadi, saat nanti lulus, mereka siap bekerja di industri atau menjadi entrepreneur di bidang MICE," pungkas Santi Palupi.

Please Subscribe our channel